Indonesia Halal Expo Dipenuhi Warga Jakarta

BANJARMASINPOST.co.id, JAKARTA - Indonesia Halal Expo (Indhex) 2011 yang digelar di Gedung Smesco Jakarta pada 24-26 Juni oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dipenuhi warga Jakarta.

"Saya ke sini ingin melihat-lihat pameran makanan halal, kalau ada yang menarik untuk kebutuhan sehari-hari saya beli," kata Ibu Santi yang datang bersama dua anaknya dan sedang memilih makanan beku cepat saji di sebuah gerai pameran di Jakarta, Sabtu (25/6/2011).

Warga lainnya selain tampak sedang melihat-lihat berbagai gerai dan membeli produk, juga tampak memenuhi puluhan kursi pada "Talkshow" berjudul "Cantik, Sehat dan Bugar dengan Produk Halal", acara lomba kreasi menghias kue dan coklat, fashion show, hiburan musik dan nasyid serta demo masak.

Indonesia Halal Expo (Indhex) 2011 menampilkan 130 gerai yang ditempati oleh 113 peserta, yakni 60 perusahaan, 36 Usaha Kecil Menengah (UKM), tiga lembaga pendidikan, dan sisanya lembaga penelitian, dan media massa.

Selain itu empat perusahaan asing, yakni Al Alim Biotech China, Tian Yuan China, Allanasons Lt India, Western Australia Halal Authoriy, juga menjadi peserta pameran tersebut.

Bidang usaha dari peserta pameran tampak cukup beragam, mulai dari makanan dan minuman olahan, suplemen kesehatan, kerajinan, hingga bahan baku industri makanan dan minuman.

Selain pameran, Indhex 2011 juga dimeriahkan dengan berbagai acara seperti seminar dan konsultasi halal untuk UKM, Menghias Kue Halal, Lomba Jingle "Halal is My Life", peragaan busana, demo kecantikan, aneka game dan hiburan untuk anak-anak.

Indhex 2011 juga akan dimeriahkan dengan pemberian "award" kepada empat perusahaan nasional dan multinasional yang berkomitmen kuat dalam melakukan sertifikasi halal yakni PT Indofood, PT Nestle Indonesia, Kievit International, dan Takasago Ltd.

Penghargaan juga akan diberikan kepada pemerintah kota Bogor sebagai kota halal dan juga kepada empat tokoh yang berkontribusi besar dalam meletakkan dasar pembangunan sertifikasi halal di Indonesia, yakni KH Hasan Basri, Prof. KH Ibrahim Hosen, LML, Dr. Ir. HM Amin Azis, MSc., dan Ibu Prof. Dr. Aisjah Girindra.

Masih dalam rangkaian Indhex, digelar juga pelatihan Internasional untuk para auditor dari lembaga halal luar negeri, di Bogor pada 16- 22 Juni 2011 dan diikuti 38 peserta dari 27 lembaga dari 18 negara serta pelatihan internasional tentang sistem jaminan halal di Jakarta pada 23-24 Juni yang diikuti 60 peserta dari 15 negara.