Koperasi Miliki Aset Rp2,2 Miliar

Koperasi perkreditan Reno Welum di Desa Kapul, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan yang didirikan pada 2008 hingga kini telah memiliki aset Rp2,2 miliar.
Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Balangan Rudiansyah saat membuka Lokakarya Perkoperasian di Aula Gedung SKB Paringin, di Paringin, ibu kota Balangan, Kamis.

Menurut dia, keberhasilan Koperasi Perkreditan tersebut dapat dijadikan contoh bagi koperasi-koperasi lain di Balangan untuk maju dan berkembang.

"Melalui kegiatan lokakarya mari kita samakan visi dan misi serta pemahaman tentang dunia perkoperasian sehingga dapat menciptakan koperasi yang mandiri," ujarnya.

Koperasi Perkreditan Reno Welum pada awal berdiri merupakan koperasi biasa yang akhirnya berkembang.
"Koperasi tersebut kini tidak hanya melayani pinjaman saja tetapi anggotanya juga bisa melakukan penyimpanan," katanya.

Hingga akhir 2010, Koperasi Perkreditan Reno Welum sahamnya sudah mencapai Rp737 juta dengan jumlah simpanan anggota Rp1,6 miliar dan penyaluran pinjaman Rp839 juta serta total aset Rp2,2 miliar.

Keberhasilan tersebut dapat diraih berkat pemahaman yang benar terhadap prinsip-prinsip perkoperasian dan kemampuan untuk menjalankan dengan baik.

Ia menambahkan, bagi koperasi yang tidak produktif, tidak aktif dan tidak sehat dapat dilakukan pembubaran.
"Disperindakop berhak melakukan pembubaran koperasi tidak sehat yang keberadaannya berpotensi mengganggu koperasi lainnya yang masih sehat, dengan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1994," tambahnya.

Di Kabupaten Balangan tercatat telah dilakukan pembubaran terhadap lima koperasi karena dinilai sudah tidak sehat, tidak aktif dan kontra produktif.
Kegiatan lokakarya itu mengusung tema Menciptakan Koperasi Yang Mandiri dan Berperan Dalam Pembangunan Daerah, menghadirkan nara sumber para Ketua Koperasi yang telah berhasil memberikan kiat-kiat dalam memajukan koperasi.(Adi/A)