Ini Dia Kesalahan Wirausaha Pemula Saat Menjalankan Bisnis

Jakarta - Saat ini masih banyak orang salah paham untuk menjadi penggelut kewirausahawan apalagi para pemula. Banyak dari pekerja berwirausaha dalam skala Usaha Kecil Menengah (UKM) hanya berpikir untuk mengembangkan barang yang kreatif dan baru untuk dipasarkan, tapi tidak memikirkan pemasarannya.

Ketua Umum UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Nining Soesilo mengungkapkan ada banyak kesalahpahaman pandangan seorang wirausahawan. Salah satu kesalahpahaman, seorang wirausahawan adalah hanya pandai dalam membuat inovasi, tapi harus pandai memasarkannya juga.

"Salah paham belajar entrepreneurship adalah belajar membuat. Pertanyaannya ada dua, pinter buat atau pinter jual? Pinter jualnya ini yang penting," katanya dalam acar forum diskusi "Membangun Kemadirian dan Daya Saing Koperasi dan UKM" di SME Tower, jalan Gatot Soebroto, Jumat (8/7/2011).

Nining melanjutkan, kesalahpahaman lainnya tentang inovasi dari seorang wirausaha tidaklah harus berasal dari kalangan teknisi. Inovasi pun harus berasal dari inovasi penjualan , inovasi pendistribusian, dan juga inovasi keuangan.

"Banyak orang-orang teknik membuat produk, tapi tidak bisa dijual. Harusnya juga ada inovasi lain, inovasimarketing, delivery, financing," tambahnya.

Nining mengungkapkan, perusahaan yang berskala kecil memang memiliki inovatif yang lebih besar. Kebanyakan dari perusahaan tersebut adalah pemasar pertama produk baru di pasaran.

"Perusahaan kecil lebih inovatif, seringkali yang pertama menawarkan produk baru mereka ke pasaran," ujarnya.

Kesalahpahaman lainnya yang dianggap Nining tentang kewirausahawan adalah kebayakan orang berpikir seorang wirausahawan berdagang karena harus tumbuh, padahal kewirausahawan itu adalah sebuah dinamika.

(ade/hen)